hero-image

Betapa Mudahnya Mendapatkan Asuransi.

Personalisasi merupakan hal yang sangat wajar kita temukan di kehidupan sehari-hari kita. Contohnya saat kita ingin membeli makan di sebuah platform online, tentunya kita akan menemukan halaman khusus untuk mempersonalisasikan pesanan kita. Sama halnya dengan industri asuransi pada era ini, banyak polis-polis asuransi yang dapat dipersonalisasikan untuk para pelanggan.

Asuransi yang dipersonalisasi adalah praktik menjangkau konsumen asuransi pada saat yang tepat dengan harga, penawaran, dan pesan yang disesuaikan. Personalisasi digunakan dalam berbagai layanan asuransi, termasuk asuransi kesehatan maupun asuransi properti.

Beberapa perusahaan asuransi sudah memposisikan diri mereka sebagai konsultan terpercaya yang membantu individu menavigasi, mengantisipasi, dan meminimalisir risiko daripada sekadar membayar kompensasi ketika terjadi kesalahan. Dengan kata lain, perusahaan asuransi akan lebih mendengarkan apa yang sebenarnya diperlukan oleh pelanggan. 

Perusahaan akan menganalisis gaya hidup pengguna menggunakan data dari gadget yang sudah berkembang. Jika data dari pengguna menunjukkan timbulnya masalah medis yang berbahaya, perusahaan dapat mengirimkan materi konsumen yang dimaksudkan untuk memperbaiki gaya hidup mereka yang berbahaya atau mengusulkan perawatan darurat. Ketika konsumen masih terlihat sangat sehat dan menghindari perilaku berbahaya, biasanya biaya asuransi mereka akan berkurang.

Sangat penting untuk mengumpulkan dan menganalisis data pengguna saat menyesuaikan produk berdasarkan perilaku dan preferensi individu. Selanjutnya, perusahaan asuransi harus memanfaatkan data ini untuk meningkatkan interaksi eksternal mereka dengan konsumen dan untuk mengarahkan prosedur internal mereka. Ini pada akhirnya akan menghasilkan layanan pelanggan yang sangat baik dan operasi yang efektif.

altexsoft.com, menyebutkan bahwa asuransi dapat melakukan beberapa hal untuk mengoptimalkan personalisasi asuransi ini.

  1. Paket produk yang dipersonalisasi. Perusahaan asuransi dapat menyediakan beragam produk, termasuk asuransi kesehatan, mobil, jiwa, dan properti. Akibatnya, konsumen dapat memilih barang yang mereka inginkan dan menyatukannya ke dalam satu paket.
  2. Komunikasi yang dipersonalisasi. Penanggung memanfaatkan data yang diperoleh dari perangkat pintar untuk memperingatkan klien tentang perilaku dan gaya hidup yang berpotensi berbahaya. Mereka juga memberikan saran untuk penyesuaian gaya hidup. Beberapa perusahaan asuransi berusaha keras untuk memberikan insentif kepada konsumen untuk menjalani gaya hidup sehat.
  3. Penawaran asuransi yang dipersonalisasi untuk kamu. Pelanggan dapat mengubah besaran premi asuransinya setiap saat dengan mematikan yang tidak diperlukan. Beberapa perusahaan asuransi memberikan perubahan harga otomatis berdasarkan perilaku konsumen (misalnya, kebiasaan mengemudi) atau preferensi gaya hidup (misalnya, berolahraga).

Lalu, mengapa asuransi yang dipersonalisasikan begitu penting untuk ada di perusahaan asuransi?

Setiap konsumen ingin mendapatkan layanan yang spesial, dan mempersonalisasikan layanan dan barang yang kita berikan kepada mereka akan memberikan perasaan tersebut.

Layanan spesial itulah yang akan membuat mereka tetap setia kepada perusahaan. Menurut penelitian Accenture, 95% konsumen baru bersedia mengungkapkan data mereka dengan imbalan pertanggungan asuransi yang dapat dipersonalisasikan.

Personalisasi juga meningkatkan penjualan dan keuntungan dalam dua cara. Pada awalnya, banyak konsumen yang bersedia berbagi data mereka dengan imbalan insentif dan tarif yang lebih rendah. 

Lalu, dengan memiliki akses data klien yang kita miliki, kita dapat mempunyai target yang jelas yang akan mempengaruhi penjualan dan pendapatan dari perusahaan. Selain itu, dapat menghubungi konsumen pada saat yang tepat dan tentunya dengan barang yang tepat juga.

Mengetahui minat dan perilaku pelanggan sangat penting jika sebuah perusahaan ingin memberikan layanan produk personalisasi tersebut. Data dari aktivitas media sosial, pelacak kebugaran, GPS, dan teknologi lainnya dapat membantu melayani klien dengan lebih baik.